Tips untuk Menenangkan Bayi Menangis Sebelum Tidur

Tips untuk Menenangkan Bayi Menangis Sebelum Tidur

Tips untuk Menenangkan Bayi Menangis Sebelum Tidur

Tips untuk Menenangkan Bayi Menangis Sebelum Tidur – Saat orangtua menghadapi bayi yang menangis selama berjam-jam sebelum tidur, kebanyakan dari mereka tidak tahu dilakukan. Moms mungkin kelelahan merawat bayi sepanjang hari dan ingin tidur sejenak, tetapi Si Kecil terus menangis menjelang tidur.

Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menenangkannya dan membuat bayi tertidur. Bayi dapat menangis karena berbagai alasan, ada beberapa hal utama yang tampaknya mengganggu bayi, terutama saat waktunya tidur.

1. Ketidakmampuan untuk Tertidur di malam hari

Bagi banyak bayi, tampaknya tidak ada yang salah dari mereka. Namun, mereka akan selalu menangis setiap kali ketika mereka tidur di malam hari. Ini biasanya sering terjadi pada bayi yang berusia kurang dari 3 bulan.

Menangis hanyalah reaksi tubuh karena siklus tidur dan yang tampaknya membuat mereka tidak biasa. Berbagai proses dan organ tubuh langsung dari jantung ke kandung kemih dan sistem pencernaan, semua harus sesuai dengan sistem tidur tubuh. Setelah 3 bulan selesai, tubuh secara beratahap mulai beradaptasi.

2. Mencoba membangun kontak sosial

Alasan lain mengapa bayi mulai menangis di sekitar waktu tidur lebih berkaitan terhadap perilakunya dengan hal lain. Kebutuhan akan perhatian dan kemungkinan menginginkan kontak sosial dapat menyebabkannya berkomunikasi dengan Moms dengan cara menangis keras.

Beberapa bayi cenderung tahu bahwa waktu tidur berarti mereka tidak akan melihat ibu mereka dan ini bisa membuat mereka menangis juga. Bayi yang kelelahan atau menghadapi banyak rangsangan dapat membuat mereka rewel. Setiap munculnya penyakit atau rasa lapar membuatnya tetap terjaga atau hanya perlu bermain sebentar.

3. Ketidak nyamanan fisik

Menangis adalah satu-satunya cara komunikasi yang dimiliki bayi, itulah sebabnya mereka cenderung menangis setiap kali mereka ingin menyampaikan sesuatu. Dan sebagian besar waktu adalah sesuatu yang membuat mereka kesal atau membuat mereka tidak nyaman yang membuatnya menangis.

Hal ini dapat terjadi selama waktu tidur juga jika lingkungan tidak cukup kondusif untuk membuatnya tertidur. Bayi yang merasakan kedinginan atau sedang berada di ruang yang panas dapat merasakan hal yang sama. Munculnya gigi cenderung terjadi di waktu malam yang selanjutnya membuat rasa sakit lebih kuat. Setelah buang air di popok atau memakai popok yang ketat bisa mengiritasi juga.

Tips menenangkan bayi yang menangis:
1. Menciptakan lingkungan kondusif

Agar bayi tertidur lelap, suhu di kamar mereka harus optimal.

Ini dapat diuji dengan sangat baik dengan memeriksa suhu anak di sekitar perut atau punggungnya.

Pilih pakaian berdasarkan cuaca dan hindari membedongnya secara intensif dalam selimut bahkan di cuaca dingin, karena banyak kasus seperti itu yang menyebabkan kematian mendadak pada bayi.

2. Bedong bayi dengan benar sebelum menidurkannya

Bahkan dalam tidur, bayi Moms perlu merasa aman dan tentram mirip seperti bagaimana ia dipeluk dan dipegang oleh ibunya.

Ini biasanya menggunakan selimut tipis yang berguna untuk membantu mengendalikan pergerakannya karena dapat membangunkannya.

3. Pakaian yang tepat untuk tidur

Bayi sangat peka terhadap hal-hal kecil.

Bahkan gangguan sedikit pun akan menyulitkan Si Kecil untuk tertidur.

Pakaian memainkan peran penting, lebih baik memilih pakaian longgar untuk ia tidur di malam hari.

Pilih yang cukup tebal untuk membuatnya tetap hangat meskipun longgar.

Jangan menggunakan penutup kepali kecuali dia sakit karena itu bisa membuatnya tidak nyaman serta jauhi pakaian yang memiliki tali karena bisa masuk ke mulut bayi.

Mengetahui alasan mengapa bayi menangis sebelum tidur di malam hari dapat membantu menenangkan pikiran dan membuat Moms berhenti mengkhawatirkannya.

Sebagian besar anak mulai tidur nyenyak di malam hari pada saat mereka berusia 4 hingga 6 bulan.

Jika bayi menangis terus tak terkendali, Moms mungkin harus membawanya ke dokter.