Pemerkosa Yang Viral Di Bintaro, Berhasil Ditangkap Polisi

Pemerkosa Yang Viral Di Bintaro, Berhasil Ditangkap Polisi

Pemerkosa Yang Viral Di Bintaro, Berhasil Ditangkap Polisi

Sempat Kirim Pesan ke Korban, Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Diburu ...

Pemerkosa Viral Di Bintaro, Berhasil Ditangkap Polisi –  Sebuah aksi pemerkosaan di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan viral di media sosial. Hal tersebut karena korban berinisial AF menggunggah apa yang dialaminya di media sosial.

Tak berselang lama setelah unggahan tersebut viral, pelaku pun akhirnya berhasil ditangkap di kasawasan Parigi, Pindok Aren.

Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisari Besar Polisi Imam Setiawan membenarkan bahwa kepolisian telah menangkap pelaku dugaan pemerkosa di Bintaro, Tangerang Selatan yang sempat viral di media sosial.

1. Terduga pelaku masih diperiksa

“TKP penangkapan di Jalan Swadaya Pondok Aren,” kata dia.

2. Cerita pemerkosaan korban viral di media sosial 

Sebelumnya, seorang korban mengatakan di media sosial bagaimana ia selama setahun terakhir kesulitan menempuh proses hukum terkait dugaan pemerkosaan yang dialaminya. Cerita yang terjadi sekitar setahun lalu itu viral di media sosial.

Peristiwa kelam ini, cerita korban, terjadi saat dia sedang berada di rumah seorang diri. Seseorang tampaknya dengan sengaja membangunkan saya dari tidur saya dan saya melihat bayangan tinggi meninggalkan kamar saya,” kata korban.

Pelaku yang disebut korban berinisial RI, bersembunyi di sudut. “Ketika saya memasuki ruangan dan berbalik, saya belum pernah melihat orang tersebut seumur hidup saya,” kata korban lagi.

Korban mengalami trauma

3. Terduga pelaku meneror korbannya setelah peristiwa terjadi 

Tidak berhenti sampai di sana.  Setelah dilarikan ke rumah sakit di hari yang sama untuk melakukan pemeriksaan dan melaporkan ke pihak kepolisian, korban masih terus mengalami teror dari pelaku.

“Pertama-tama mencoba minta maaf kemudian sekali lagi mengancam saya karena dia merasa ‘sudah membiarkan saya hidup’. Dia menggunakan VPN untuk meneror Instagram lama saya,” ungkap korban.

“Saya tidak akan melakukan ini jika polisi mengambil tindakan. Tapi menurut hukum, saya tidak memiliki cukup bukti untuk memasukkannya (pelaku) ke dalam penjara hingga yang bisa saya lakukan hanyalah mengungkapkannya,” kata korban dalam awal ceritanya.

4. Jika alami kekerasan seksual, segera hubungi nomor berikut ini

Komisi Nasional (Komnas) Perempuan memaparkan, kasus kekerasan terhadap perempuan terus meningkat setiap tahunnya. Setidaknya dalam empat tahun terakhir sangat terlihat peningkatannya.

Pada 2019, Komnas Perempuan dalam usulan berjudul Meliput Wabah COVID-19 dengan Perspektif Gender mencatat, ada 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Tanah Air.

Komnas Perempuan juga mencatat, potensi kekerasan terhadap perempuan di tengah pandemik COVID-19 terus meningkat karena berbagai faktor. Mulai dari hubungan dengan pasangan yang semakin tegang hingga kondisi ekonomi

Kalau ada yang mengalami kekerasan seksual, berikut daftar kontak dan hotline yang dapat dihubungi untuk pendampingan bagi korban:

Komnas Perempuan
Telpon: 021-3903963
Fax: 021-3903922
Tautan: https://s.id/6Tsdx
Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.id
Facebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/
Twitter: @komnasperempuan