Malware Menyerang Android dan iOS

Malware Menyerang Android dan iOS

Malware Menyerang Android dan iOS

Malware Menyerang Android dan iOS – Tim peneliti dari Kaspersky Lab mengingatkan bahwa ada malware yang berhasil menyusup ke jutaan smartphone Android di Asia. Malware itu bernama “Roaming Mantis”.

Belakangan ini banyak perusahaan cybersecurity menemukan malware yang menyusupi ponsel android dan iOS. Ibarat jamur di musim hujan, malware baru selalu bermunculan.

Mulanya, Ishimaru menjelaskan, malware ini hanya dioperasikan dalam empat bahasa. Kini, kata dia, sudah mencakup 27 bahasa, termasuk bahasa-bahasa di Eropa, Timur Tengah, dan Indonesia.

Ishimaru mengatakan, para hacker pun kini mulai menggunakan berbagai cara untuk menyusupkan malware tersebut. “Mereka mencari teknik yang paling banyak menghasilkan uang lebih cepat,” kata dia. Misalnya, modifikasi halaman web dan menggunakan situs phising, baik dari Apple maupun penambang cryptocurrency.

Lalu apa itu malware? Malware adalah software yang sengaja diciptakan untuk tujuan jahat, mendapatkan akses tidak sah ke jaringan. Malware bisa dikirimkan dalam bentuk tautan atau file email.

Mengutip laman cybersecurity Forcepoint, Senin (3/11/2019), malware terdiri dari berbagi jenis. Pertama, virus. Software ini melampirkan kode berbahaya pada perangkat dan menunggu pengguna yang tidak curiga untuk menjalankannya yang membuat virus terbesar.

Kedua, Worms. Software ini bekerja dengan menginvestasi berbagai perangkat dalam satu jaringan. Ketiga, Spyware. Ini merupakan software menyusup ke perangkat untuk memata-matai aktivitas pengguna. Software ini biasanya mengumpulkan informasi mengenai penggunanya.

Keempat, Trojan. Software ini biasanya bersembunyi atas menyamar di software legal atau resmi. Bila berhasil masuk ke sebuah perangkat, trojan akan membuat back door atau akses khusus agar malware lain dengan mudah mengaksesnya.

Kelima, Ransomware. Software jahat ini juga dikenal sebagai scareware mampu mengunci jaringan dan mengunci pengguna sampai tebusan dibayarkan. Ransomware telah menargetkan beberapa organisasi besar di dunia.

“Bahkan, malware ini berevolusi. Punya kemampuan yang lebih canggih,” kata senio researcher Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky Lab Asia Pacific, Suguru Ishimaru, daftar idn poker 88 ,dalam konferensi Cyber Security Weekend yang digelar di Siem Reap, Kamboja, 19-22 September 2018.

Mulanya, teknik yang dipakai ialah membajak sistem DNS dari router wi-fi publik dengan memasukkan trojan bernama facebook.apk atau chrome.apk. Menurut Ishimaru, roaming mantis juga dikenal sebagai MoqHao atau XLoader.

Kecanggihan yang dimaksud ialah malware ini juga mampu menyusup ke smartphone berbasis iOS. Ishimaru menjelaskan, malware ini akan menyusup jika perangkat Anda terhubung dengan smartphone atau laptop yang sebelumnya sudah terkena phising. Ishimaru menjelaskan, target operasinya adalah menggali data cryptocurrency yang ada di smartphone korban.