iPhone Ludes Terjual di China

iPhone Ludes Terjual di China

2,5 Juta iPhone Ludes Terjual di China Usai Lockdown Dicabut

2,5 Juta iPhone Ludes Terjual di China Usai Lockdown Dicabut – Perusahaan teknologi asal AS, Apple dilaporkan telah berhasil menjual sebanyak 2,5 juta unit iPhone terhitung dari bulan Maret sampai bulan ini. Jumlah penjualan itu dilaporkan usai China mengumumkan mencabut kebijakan lockdown pada Selasa terkait pandemi virus corona SARS-Cov-2.

Menyoal harga ponsel, iPhone SE 2 disebut bakal dibanderol US$399 atau sekitar Rp6,5 juta. Bukti lain iPhone SE 2 bakal segera dirilis ialah perusahaan sudah mulai menjual pelindung layar ponsel tersebut yang diberi nama “Belkin InviGlass Ultra Screen Protection” pada laman resmi Apple.

Dilansir dari The Verge, saat ini Daftar IDN Poker 88 perusahaan membiarkan HomePod speaker, Apple TV set-top box, MacBook Pro, iPad, Apple Watch dan iMac untuk diuji coba dari rumah para insiyur.

Namun Apple tetap mengawasi ketat para karyawan Apple yang membawa pulang produk-produk yang belum meluncur itu. Persetujuan diberikan oleh karyawan berjabat tinggi, yang diawasi oleh CEO Tim Cook.

Pelindung layar itu dibanderol US$39,95 atau sekitar Rp64 ribu. Apple membiarkan produk prototipe (purwarupa) boleh dibawa oleh para insinyur ke rumah di tengah wabah virus corona ini (SARS-CoV-2). Sebelumnya hanya beberapa orang yang bisa membawa pulang prototipe ini untuk menguji coba produk yang dikembangkan di Apple Park.

Namun Apple tetap mengawasi ketat para karyawan

Kebijakan ini diambil oleh Apple karena Apple Park ditutup akibat wabah virus corona. Sebagai informasi Apple Park adalah markas besar baru Apple yang dibuka pada 2017. Markas besar ini merupakan tempat pengembangan produk Apple.

Produk-produk yang dibawa ke rumah mulai dari iPhone terbaru hingga Apple Watch. Para insinyur harus bekerja dari rumah sembari mengembangkan, mendesain, hingga menguji coba produk-produk yang belum diluncurkan itu.

Apalagi pabrik perakitan perangkat Apple di China yakni Foxconn secara perlahan memulai kembali operasinya. Lebih dari 200 ribu pekerja telah kembali bekerja. Pabrik ini berlokasi di wilayah Zhengzhou yang juga dikenal dengan Kota iPhone.

Foxconn dikabarkan mengirimkan hampie 300 ribu unit per hari selama bulan Maret kepada pengecer seperti dikutip Business Recorder. Apple pun dikabarkan bakal segera membuka pemesanan dua perangkat ponsel terbaru mereka yaitu iPhone 9 dan iPhone ‘murah’ yang disebut SE.

Sebelumnya, penjualan iPhone di China sempat anjlok hingga 61 persen pada Februari 2020. Sebab, dilaporkan Apple hanya berhasil menjual perangkat sebanyak 494 ribu unit pada periode tersebut.

Hal itu dilakukan karena para pengecer iPhone di China sudah melanjutkan kegiatan operasional karena mereka menilai kondisi ekonomi Negara Tirai Bambu itu cukup kondusif, seperti dikutip Phone Arena.

Menurut data Akademi Informasi dan Komunikasi China (China Academy of Information and Communications CAIC), perusahaan yang digawangi Tim Cook ini telah mengirim 21 juta perangkat ke China bulan Maret lalu.