Blokir Ponsel Ilegal Dua Hari

Blokir Ponsel Ilegal Dua Hari

Operator Seluler Siap Blokir Ponsel Ilegal Dua Hari Lagi

Operator Seluler Siap Blokir Ponsel Ilegal Dua Hari Lagi – Operator seluler menyatakan kesiapan sistem pendeteksian IMEI untuk mendukung pemberlakuan aturan IMEI pada 18 April mendatang guna memblokir ponsel ilegal masuk Indonesia.

“Hingga saat ini, seluruh proses persiapan teknis masih berlangsung untuk memenuhi jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo),” kata VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin saat dihubungi Daftar IDN Poker 88, Kamis.

Telkomsel mengatakan berkelanjutan berkoordinasi bersama regulator serta anggota Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) untuk mempersiapkan hal itu.

Denny juga menjelaskan Telkomsel membantu kesiapan program sosialisasi penerapan aturan verifikasi IMEI untuk memberikan informasi dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

XL Axiata mengatakan saat ini sedang melakukan proses integrasi antara alat pendeteksi IMEI, Equipment Identification Registration (EIR) yang dioperasikan operator, dengan Central EIR (CEIR) yang dioperasikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Anggota Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Garuda Sugardo menyatakan operator seluler atau telekomunikasi ‘berdosa’ jika peningkatan trafik di tangan pandemi virus corona Covid-19 sebagai keuntungan. Menurutnya, kenaikan trafik saat ini terjadi akibat sebuah bencana.

Operator telekomunikasi berdosa besar

“Operator telekomunikasi berdosa besar bila beranggapan bahwa peningkatan trafik connectivity di tengah coronavirus ini adalah sebagai ‘rezeki’ atau menghitungnya sebagai prestasi kenaikan revenue,” ujar Garuda dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3).

Garuda menuturkan latar belakang kenaikan trafik saat ini berbeda dengan suasana ketika mudik lebaran. Dia berkata kenaikan saat ini adalah masa-masa yang penuh keprihatinan nasional. Sebab, sudah 579 orang terindikasi positif corona dan 49 orang meninggal dunia pada Senin.

Lebih lanjut, Garuda meminta operator harus berbisnis mulia di tengah situasi saat ini laksana para dokter dan perawat yang bertaruh nyawa dalam menyelamatkan penderita Covid-19. Salah satu kemuliaan operator, misalnya mematikan billing system-nya terkait BTS di RS yang terdapat para penderita diobservasi dan dirawat.

“Secara keseluruhan XL Axiata siap dan akan berusaha memenuhi target waktu yang sudah ditentukan pemerintah dan berharap semua pihak terkait dengan implementasi peraturan ini dapat memenuhi tugas dan kontribusinya masing-masing dengan tepat waktu,” ujar Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

Dihubungi terpisah, VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo, mengatakan, seluruh sistem di Smartfren sudah siap beroperasi. Ia mengatakan Smartfren tinggal menunggu pemerintah untuk finalisasi mekanisme dan konektivitas pusat server.

“Untuk backend secara sistem dan proses di internal Smartfren segala sesuatunya sudah siap dioperasikan,” tutur Munir. Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika meski wabah virus corona (SARS-CoV-2) masih melanda Indonesia.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan aturan IMEI tetap diberlakukan sesuai jadwal setelah melakukan koordinasi antara Kemenkominfo, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, bersama dengan operator seluler.